Judulnya Adalah Dirimu
Kali ini aku tak lagi menulis kalimat galau, atau menulis hal seakan aku membutuhkan orang lain. Pada hakikatnya aku dilahirkan sendiri, dan akan mati juga sendiri. Pada hal yang sempat aku percayai bahwa bergantung pada manusia itu "boleh juga", ternyata ah sepertinya jangan dilakukan sepenuhnya. Manusia kadang mengumbar janji manis, katanya berpulang saja, setiap waktu, nyatanya kita tidak bisa juga berjanji ada setiap waktu.
Aku, sedari kecil tidak suka dijanjikan sesuatu. Aku, sedari kecil tidak suka mengemis sesuatu. Aku, sedari kecil sungkan sekali meminta ini itu yang bisa ku kerjakan sendiri. Maka jika tidak bisa memenuhi beberapa hal yang aku bisa lakukan sendiri, katakan saja. Aku bisa menyelesaikannya.
Kita bisa saling membersamai satu sama lain meskipun aku tidak memintamu banyak hal. Tapi kamu boleh Minta saja apapun, aku akan mengusahakannya. Tapi boleh jadi aku tidak bisa memenuhi segalanya. Maka orang lain pun boleh begitu. Lakukan saja sebisanya, bersamaiku semampunya, usahakan aku se sempatnya. Jangan berjanji sesuatu. Maka aku tidak akan menuntut mu banyak, aku tidak memintamu banyak
Kali ini, aku ingin jadi bulan. Membersamaimu, menemanimu saat ingin berpulang, dan membantumu sebisaku. Maka aku ingin jadi sebagian namamu yang diberi ayah ibumu. Pulang lah padaku, sekali-kali. Mari jatuh hati, lagi, setiap hari. Mari merindu lagi, selalu, setiap waktu. Dari aku, yang hari ini merindukanmu. Hehe ✨️
Komentar
Posting Komentar